Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianew, Kudus – Penyanyi Idgitaf menggelar sebuah pertunjukan musik inklusi yang sangat istimewa untuk teman-teman tuna rungu atau tuli pada (5/5/2024) lalu di salah satu kafe di Jakarta. Idgitaf menampilkan total 6 lagu dari album perdananya yang berjudul "Mengudara," lengkap dengan bahasa isyaratnya.

Melalui pertunjukan yang diberi nama "Mengudara Bersama Teman Tuli" itu, Idgitaf bertekad untuk meluaskan rasa puas hatinya dengan harapan agar album "Mengudara" bisa memberikan makna lebih kepada banyak pendengar tanpa memandang kondisi fisiknya.

Pengalaman pribadinya tentang keterbatasan pendengaran memotivasi Idgitaf untuk memulai misi ini bersama komunitas Teman Tuli.

Dilansir Murianews.com dari laman Instagram pribadinya di @idgitaf, konser ini merupakan perwujudan mimpinya selama ini. Yakni memberi penghiburan yang sama rata.

”Sebelum aku tahu bisa berdampak ke orang lain, ternyata proses menjalani ini semua lebih banyak berdampak ke diri aku. beradaptasi ke dunia komunitas yang sepanjang hidupnya selalu berusaha beradaptasi ke dunia serba butuh dengar,” tulisnya dalam postingan disertai foto agenda itu.

Inisiatif yang dilakukan oleh Idgitaf ini sangat berharga, karena tidak hanya memberikan pengalaman musik yang menyenangkan bagi teman-teman tuli, tetapi juga memperkuat kesadaran akan inklusi dalam industri musik.

Pertunjukan ini tidak hanya tentang musik, tetapi juga tentang membangun kedekatan, empati, dan penghargaan terhadap keberagaman.

”Semoga apa yang dilakukan tanggal 5 kemarin menjadi awal langkah kecil yang baik untuk pengadaan pertunjukan musik inklusif lainnya. doa baik untuk niat-niat baik yang terjadi sebulan belakangan,” tutupnya.

 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Hiburan Terkini

Terpopuler