Kronologi Jatuhnya Liam Payne, Sempat Terdengar Suara Benda Jatuh
Anggara Jiwandhana
Kamis, 17 Oktober 2024 12:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dilansir dari Antara, Aparat kepolisian pun Kepolisian segera mendatangi lokasi setelah mendapatkan pengaduan penghuni hotel melalui 911.
Sebelumnya, 911 juga melaporkan tindakan agresif Payne di lobi hotel. Sehingga sampai saat ini masih belum diketahui kejadian tersebut dilakukan secara sengaja atau tidak.
Jenazah Payne terlihat dari ciri-ciri seperti sebuah jam di lengan kirinya, dan tato seekor kalajengking di perutnya.
Para saksi mengatakan kejadian ini terjadi tak lama setelah pukul 5 sore di Buenos Aires, Liam telah bertingkah aneh di lobi hotel sebelumnya.
Dia kedapatan menghancurkan laptopnya dan membawanya kembali ke kamar.
Payne sendiri pergi bersama pacarnya, Kate Cassidy sejak tiba di Argentina pada tanggal 30 September. Nammun Cassidy meninggalkan Argentina pada tanggal 14 Oktober.
Atas kejadian tersebut pihak berwenang telah melakukan tanggap darurat dan memasang tenda merah di atas mayat tersebut. Mereka kemudian memulai penyelidikan atas kematian Liam.



