Bocah Kelas 5 SD di Kudus Bawakan Lagu 4 Komponis Klasik Dunia
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 18 November 2024 06:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Nadia Farah Maulida perempuan kelas limas SD menampilkan kebolehannya dalam bermain piano. Ia membawakan lagu dari empat komponis klasik terkenal dunia di acara Resital Piano Melodies of Valor dan Konser Musik Klasik, Minggu (17/11/2024).
Penyelenggara acara, Anton Sanjaya mengutarakan, lagu Invention 1 in C major karya dari Bach, komponis Jerman. Lalu, lagu Fantaise Impromptu karya Chopin, Komponis Polandia.
”Lagu Moonlight Sonata karya Beethoven. Ada lagu dari Indonesia karya Jaya Suprana yakni Tembang Alit,” ujarnya kepada Murianews.com.
Ia menyatakan, acara ini diselenggarakan sebagai awalan. Menurutnya, musik klasik di Kudus harus ada yang memulai untuk mempertunjukannya.
Ia mengaku, acara ini terinspirasi dari kota-kota besar di Indonesia yang telah sukses menyelenggarakan pertunjukan piano dengan lagu klasik. Baginya, ini merupakan salah satu langkah awal sebagai upaya mengembangkan potensi dari anak-anak.
”Kasihan kalau hal ini tidak digerakkan. Nadia-Nadia lain harus didorong untuk unjuk kebolehan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Menurut Anton, perkembangan musik klasik di Kudus sudah lumayan bagus. Hanya perlu penambahan tempat pertunjukan.
Ia menyebut, kegiatan ini harus ada dukungan dari pemerintah. Seluruh elemen sudah sepatutnya menaruh perhatian di musik-musik klasik.
”Harapnnya ke depan kami akan menggelar secara rutin tiap tahunnya. Ini saja merupakan sebuah cita-cita lama yang baru terwujud. Kami sebenarnya juga ingin turun ke sekolah-sekolah tapi tinggal ada dukungan apa tidak,” pungkasnya.
- 1
- 2



